Jumat, 22 Agustus 2014

Istilah pada Baterai

Pada stiker di gambar di  bawah menunjukkan nomer kode area yaitu N57. Baterai tersebut memiliki 11 plat per sel dengan nilai 380 Cold Cranking Ampere dan tegangan baterai yang dihasilkan adalah 12 volt. 
Self Discharge
ž  Baterai akan membuang arus dengan sendirinya bila tidak digunakan.
Kapasitas baterai
ž  Besarnya arus yang diberikan baterai pada waktu dan temperatur tertentu
ž  Ada 2 istilah:
1.       Slow discharge capacity
Tenaga listrik dari baterai pada saat dipergunakan untuk konsumsi beban rendah
Diukur dengan satuan Ah (Ampere hour)
Ah = A x h
Contoh :
        Baterai yang terisi penuh dikosongkan terus menerus dengan 5,6 ampere mencapai discharge voltage akhir 10,5 V setelah 5 jam,maka kapasitasnya 5,6 Ampere x 5 jam = 28 Ah
2.       High discharge capacity
Lamanya waktu baterai dapat mengalirkan arus tinggi dengan tetap
Terjadi pada saat engine start. Arus tinggi mengalir dari baterai ke motor stater

Terdapat 3 ukuran yang sering menunjukkan kapasitas baterai, yaitu:
ž  Cranking Current  Ampere (CCA)
Nilai CCA dari suatu baterai adalah arus (dalam ampere) dari baterai yang diisi penuh sehingga dapat memberikan arus untuk 30 detik pada 18 derajat Celsius selama itu tetap menjaga tegangan setiap sel 1.2 volt atau lebih
ž  Reserve Capacity
Kapasitas layanan adalah banyaknya waktu dalam menit pada baterai yang diisi penuh dapat memberikan arus sebesar 25 ampere pada 27 derajat  Celsius setelah sistim pengisian dilepas.  Tegangan tidak boleh turun dibawah 1.75 volt per sel (10.5 volt total untuk baterai 12 volt).
ž  Ampere Hour Capacity (AH)
JIS mendefinisikan kapasitas baterai sebagai jumlah listrik yang dilepaskan sampai tegangan pengeluaran akhir menjadi 10,5 V dalam 5 jam. Sebagai contoh baterai dalam keadaan terisi penuh dikeluarkan muatannya secara terus menerus 10 A selama 5 jam sampai mencapai tegangan pengeluaran akhir (10,5 V). Maka kapasitas baterai ialah 50 AH (10 x 5 jam)


0 komentar:

Posting Komentar